Tuberkulosis (TBC) masih menjadi salah satu penyakit menular dengan beban tertinggi di Indonesia. Meskipun pengobatan tersedia dan berbagai program pengendalian terus diperkuat, tantangan seperti rendahnya penemuan kasus, ketidakpatuhan pengobatan, ketimpangan layanan antarwilayah, serta keterbatasan efisiensi pembiayaan masih menjadi hambatan dalam mencapai target eliminasi TBC tahun 2030.
Buku Tata Kelola Program Tuberkulosis Menuju Eliminasi membahas pengelolaan program tuberkulosis dari perspektif sistem kesehatan dan pembiayaan. Pembahasan diawali dengan gambaran beban TBC di Indonesia, pengaruh pandemi COVID-19 terhadap layanan tuberkulosis, strategi deteksi dini dan penemuan kasus aktif, hingga pentingnya keberhasilan pengobatan untuk memutus rantai penularan.
Selanjutnya, buku ini mengulas sistem pembiayaan program TBC di Indonesia, mulai dari perencanaan anggaran, tata kelola pembiayaan, integrasi dengan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), hingga berbagai inovasi pendanaan yang mendukung keberlanjutan program. Pembaca juga diajak memahami konsep efisiensi pembiayaan, analisis kinerja daerah, ketimpangan layanan antarwilayah, serta tantangan pemulihan program pascapandemi.
Buku ini menawarkan perspektif mengenai transformasi manajemen pembiayaan menuju eliminasi tuberkulosis melalui penguatan layanan berbasis risiko, digitalisasi sistem informasi, kolaborasi multipihak, reformasi pembiayaan yang berkelanjutan, serta arah kebijakan yang diperlukan untuk mewujudkan target eliminasi TBC di Indonesia.
Penulis : Riki Relaksana, S.E., M.Si. | M. Reyhan Akbar, S.E. | Dr. Adiatma YM Siregar, S.E., ME. CONST.
Editor : Dr. Rahmat Fadhli, Ed.M
Jumlah Halaman : x + 183 hlm
Ukuran : 15,5 x 23 cm









