Latihan Fisik dan Otak: Perspektif Neurosains Molekuler dan Neuroplastisitas

 

 

Compare

Rp94,000

Latihan fisik selama ini dikenal luas sebagai kunci untuk menjaga kesehatan tubuh, namun dampaknya pada otak sering kali kurang mendapat perhatian yang proporsional. Aktivitas fisik ternyata bukan hanya bermanfaat untuk kebugaran jasmani, tetapi juga memengaruhi fungsi otak secara mendalam melalui berbagai proses biologis yang kompleks. Dari sudut pandang neurosains molekuler, tubuh dan otak terhubung melalui serangkaian mekanisme kimiawi yang mampu memicu perubahan struktural dan fungsional di otak.

Proses neuroplastisitas menjadi pusat perhatian, di mana otak menunjukkan kemampuannya untuk beradaptasi, memperbaiki, dan membentuk jaringan saraf baru sebagai respons terhadap rangsangan, termasuk latihan fisik. Aktivitas fisik memicu pelepasan faktor-faktor neurotropik yang mendukung pertumbuhan neuron baru dan memperkuat koneksi antar sel saraf. Hal ini berdampak langsung pada peningkatan kemampuan kognitif, memori, serta kesehatan mental secara keseluruhan.

Lebih jauh, hubungan antara latihan fisik dan otak juga mencakup aspek molekuler yang memperjelas bagaimana olahraga dapat membantu mencegah dan memulihkan gangguan neurologis. Dengan memahami perspektif neurosains molekuler dan neuroplastisitas, kita memperoleh gambaran menyeluruh tentang bagaimana gerakan tubuh yang sederhana sekalipun mampu membawa perubahan besar bagi kesehatan otak dan kualitas hidup manusia.

Penulis : Upik Rahmi

Editor : Prof. Hamidie Ronald D Ray, dr., M.Pd., PhD

Jumlah Halaman : x + 215

Ukuran : 15,5 x 23 cm

Category:

Customer Reviews

There are no reviews yet.

Only logged in customers who have purchased this product may leave a review.